MEDAN – Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Sumatera Utara terus memperluas jejaring internasionalnya. Hal ini dibuktikan dengan penandatanganan Implementation of Agreement (IA) antara Prodi PMI dengan Persatuan Kaunselor Pendidikan Malaysia (PEKA) yang berlangsung di Kampus II UINSU Pancing, Kamis (29/1/2026).
Dokumen IA tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Program Studi PMI, Dr. Khatibah, MA, bersama Presiden Persatuan Kaunselor Pendidikan Malaysia, Datin Dr. Siti Taniza Toha. Kerja Sama ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam bidang sosial-kemanusiaan di tingkat regional Asia Tenggara.
Langsung Beraksi: PkM Internasional di Aceh
Sebagai implementasi nyata, kedua belah pihak akan langsung melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional yang fokus pada penanganan trauma dan pemulihan pascabencana bagi masyarakat yang terdampak di wilayah Aceh.
Tim gabungan dari Prodi PMI dan PEKA Malaysia dijadwalkan akan berangkat menuju Aceh Timur pada 1 Februari 2026 mendatang. Fokus utama aksi ini adalah memberikan dukungan psikososial dan pendampingan bagi penyintas bencana guna mempercepat pemulihan kondisi mental dan sosial mereka.
Pembekalan Melalui Diskusi Dosen
Sebelum terjun langsung ke lapangan, PEKA Malaysia bersama FDK UINSU menyelenggarakan diskusi intensif antar dosen. Diskusi ini membahas secara mendalam mengenai teknik penanganan trauma (trauma healing) serta strategi psikososial dalam pemulihan pascabencana.
“Kolaborasi ini sangat krusial. Diskusi teknis sebelum turun ke lapangan memastikan bahwa tim yang berangkat memiliki kesiapan ilmu dan metode yang tepat dalam menangani trauma masyarakat di Aceh Timur,” ungkap Dr. Khatibah, MA
Langkah strategis ini semakin mengukuhkan posisi Prodi PMI UINSU sebagai prodi yang responsif terhadap isu-isu kemanusiaan global sekaligus menunjukkan peran aktif akademisi dalam solusi nyata bagi problematika sosial di masyarakat.

