Prestasi UINSU di Kancah Dunia Jadi Energi Baru bagi Prodi PMI FDK
Jakarta, 27 Juni 2026– Kabar membanggakan kembali datang dari Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan. UINSU berhasil memperkuat posisinya di panggung internasional setelah masuk dalam jajaran Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) terbaik dunia berdasarkan Times Higher Education (THE) Sustainability Impact Ratings 2026. Atas capaian tersebut, Rektor UINSU, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., menerima penghargaan secara langsung dari Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., pada Sidang Kelulusan UM-PTKIN Tahun 2026 di Jakarta. Capaian ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan UINSU menuju kampus bereputasi internasional.
Dalam pemeringkatan tahun 2026, UINSU berhasil menempati kelompok peringkat 1001–1500 dunia, meningkat dari capaian tahun sebelumnya yang berada pada kelompok 1500+. Dari 58 PTKIN di Indonesia, hanya tiga perguruan tinggi yang berhasil masuk dalam pemeringkatan global tersebut, menjadikan prestasi ini sebagai bukti nyata konsistensi UINSU dalam meningkatkan kualitas akademik, tata kelola, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta kontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).
Bagi keluarga besar Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi, prestasi ini merupakan sumber inspirasi sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi. Sebagai bagian dari UINSU, Prodi PMI memiliki tanggung jawab untuk terus memperkuat budaya akademik, menghasilkan penelitian yang berdampak bagi masyarakat, mengembangkan inovasi pemberdayaan berbasis nilai-nilai Islam, serta memperluas jejaring kerja sama di tingkat nasional maupun internasional.
Ketua Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam Dr. Khatibah, MA menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih UINSU. Menurutnya, penghargaan yang diterima Rektor merupakan buah dari kerja kolektif seluruh sivitas akademika yang selama ini terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, pengabdian, dan tata kelola institusi.
“Capaian ini menjadi kebanggaan bagi seluruh keluarga besar UINSU, termasuk Prodi Pengembangan Masyarakat Islam. Prestasi internasional yang diraih universitas menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, serta menghasilkan lulusan yang mampu berkontribusi dalam pembangunan masyarakat yang berkelanjutan,” ujarnya.
Ke depan, Prodi Pengembangan Masyarakat Islam berkomitmen mendukung visi UINSU sebagai perguruan tinggi unggul yang memiliki rekognisi internasional. Berbagai penguatan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), peningkatan kualitas penelitian dosen dan mahasiswa, kolaborasi internasional, serta pengabdian masyarakat yang berorientasi pada Sustainable Development Goals akan terus dikembangkan sebagai bagian dari kontribusi Prodi PMI terhadap kemajuan institusi.
Prestasi UINSU di tingkat dunia membuktikan bahwa kolaborasi, inovasi, dan komitmen terhadap mutu mampu mengantarkan perguruan tinggi Islam Indonesia memperoleh pengakuan global. Momentum ini diharapkan menjadi energi positif bagi seluruh sivitas akademika Prodi Pengembangan Masyarakat Islam untuk terus berkarya, berprestasi, dan menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.