PBAK 2026 UIN Sumatera Utara: FDK Sambut 202 Mahasiswa Baru dengan Semangat Membangun Budaya Akademik

Medan, 2 September 2026 — Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN Sumatera Utara) menyelenggarakan kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun 2026 bagi mahasiswa baru pada Selasa–Rabu, 1–2 September 2026. Kegiatan ini menjadi momentum awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik, nilai-nilai kelembagaan, serta kehidupan kemahasiswaan di lingkungan UIN Sumatera Utara.

Pelaksanaan PBAK 2026 berlangsung selama dua hari. Pada hari pertama, 1 September 2026, kegiatan dilaksanakan secara terpusat di tingkat universitas yang bertempat di Kampus IV UIN Sumatera Utara, Tuntungan. Seluruh mahasiswa baru mendapatkan pengenalan mengenai lingkungan universitas, sistem pendidikan tinggi, nilai-nilai akademik, serta berbagai aspek kehidupan mahasiswa sebagai bagian dari keluarga besar UIN Sumatera Utara.

Selanjutnya, pada hari kedua, 2 September 2026, kegiatan PBAK dilaksanakan di tingkat fakultas masing-masing. Fakultas Dakwah dan Komunikasi menyelenggarakan kegiatan tersebut di Kampus II UIN Sumatera Utara, Pancing, dengan menghadirkan mahasiswa baru dari seluruh program studi yang berada di lingkungan FDK.

Pada tahun akademik 2026/2027, sebanyak 202 mahasiswa baru Fakultas Dakwah dan Komunikasi mengikuti rangkaian PBAK. Mereka berasal dari empat program studi, yaitu Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Manajemen Dakwah (MD), serta Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI).

Kegiatan PBAK tingkat fakultas dirancang tidak sekadar sebagai kegiatan seremonial penyambutan mahasiswa baru, tetapi juga sebagai ruang awal untuk memperkenalkan karakter akademik dan budaya kelembagaan Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Mahasiswa diperkenalkan dengan struktur kelembagaan fakultas, program studi, sistem pembelajaran, organisasi kemahasiswaan, layanan akademik, serta berbagai aktivitas yang dapat mendukung pengembangan kapasitas dan potensi mahasiswa.

Dalam kesempatan tersebut, Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Prof. Dr. Hasan Sazali, M.Ag., menyampaikan bahwa mahasiswa baru merupakan bagian penting dari keberlanjutan dan masa depan fakultas. Karena itu, PBAK diharapkan menjadi pintu masuk bagi mahasiswa untuk memahami bahwa kehidupan perguruan tinggi bukan hanya tentang mengikuti perkuliahan, tetapi juga tentang membangun karakter, kemampuan berpikir, kepedulian sosial, dan tanggung jawab sebagai insan akademik.

“PBAK bukan sekadar kegiatan untuk memperkenalkan kampus kepada mahasiswa baru. Lebih dari itu, PBAK merupakan pintu masuk bagi mahasiswa untuk memahami budaya akademik, mengenal nilai-nilai yang kita bangun di Fakultas Dakwah dan Komunikasi, serta mempersiapkan diri menjadi insan akademik yang berilmu, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat,” ujar Prof. Dr. Hasan Sazali, M.Ag.

Dekan juga mengingatkan mahasiswa baru agar menjadikan masa perkuliahan sebagai kesempatan untuk mengembangkan diri secara utuh. Menurutnya, mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga harus mampu membaca berbagai persoalan sosial dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Saya berharap mahasiswa baru tidak hanya menjadi mahasiswa yang mengejar nilai dan menyelesaikan perkuliahan, tetapi menjadi mahasiswa yang mampu berpikir kritis, memiliki integritas, aktif berorganisasi, serta peka terhadap persoalan masyarakat. Fakultas Dakwah dan Komunikasi membutuhkan generasi muda yang mampu menghadirkan dakwah dan komunikasi yang mencerahkan serta memberikan solusi bagi kehidupan masyarakat,” lanjutnya.

Bagi Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), kehadiran mahasiswa baru dalam rangkaian PBAK 2026 menjadi awal penting untuk memperkenalkan identitas dan orientasi keilmuan PMI. Sebagai bagian dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Prodi PMI terus mendorong mahasiswa untuk memahami masyarakat secara kritis sekaligus memiliki kemampuan untuk terlibat dalam proses pemberdayaan dan perubahan sosial.

Mahasiswa PMI diharapkan tidak hanya menguasai teori-teori pengembangan masyarakat, tetapi juga mampu mengimplementasikan pengetahuan tersebut melalui praktik pemberdayaan masyarakat, pengorganisasian sosial, pengembangan potensi lokal, serta berbagai bentuk inovasi sosial yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

PBAK juga menjadi ruang bagi mahasiswa baru untuk mulai membangun relasi dengan sesama mahasiswa dari berbagai latar belakang. Interaksi tersebut diharapkan menjadi modal sosial bagi terciptanya lingkungan akademik yang inklusif, kolaboratif, dan saling mendukung selama menjalani proses pendidikan di Fakultas Dakwah dan Komunikasi.

Dengan berakhirnya rangkaian PBAK 2026, mahasiswa baru FDK secara resmi memulai perjalanan akademiknya sebagai bagian dari keluarga besar Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sumatera Utara. Semangat PBAK diharapkan tidak berhenti pada dua hari pelaksanaan, tetapi terus tumbuh dalam proses pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, organisasi kemahasiswaan, serta berbagai aktivitas akademik dan sosial lainnya.

Bagi 202 mahasiswa baru FDK, PBAK 2026 menjadi langkah pertama untuk mengenal kampus, membangun jejaring, menemukan potensi diri, dan mempersiapkan masa depan sebagai generasi yang mampu berkontribusi bagi masyarakat.

Selamat datang mahasiswa baru Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sumatera Utara. Selamat memulai perjalanan akademik, mengembangkan potensi, dan menjadi bagian dari ikhtiar membangun masyarakat yang lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *