Mahasiswa PMI UIN Sumatera Utara Ikuti Pertukaran Mahasiswa ke Prodi Ilmu Kesejahteraan Sosial USU

Medan, 3 September 2026 — Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN Sumatera Utara) kembali memperkuat kerja sama akademik melalui program pertukaran mahasiswa dengan Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU).

Sebanyak 36 mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam secara resmi diserahterimakan untuk mengikuti perkuliahan di Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP USU selama satu semester. Kegiatan serah terima mahasiswa tersebut dilaksanakan pada Kamis, 3 September 2026, bertempat di Gedung Teater FISIP USU.

Program pertukaran mahasiswa ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa PMI untuk memperluas pengalaman akademik dengan mengikuti pembelajaran pada lingkungan perguruan tinggi dan program studi yang memiliki kedekatan keilmuan dengan Pengembangan Masyarakat Islam. Selama satu semester, mahasiswa PMI akan mengikuti dua mata kuliah, yaitu Pengantar Kesejahteraan Sosial dan Pekerjaan Sosial di Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP USU.

Kegiatan serah terima mahasiswa dari Prodi PMI UIN Sumatera Utara dihadiri oleh Ketua Program Studi PMI, Dr. Khatibah, M.A.; Sekretaris Program Studi PMI, Dr. Ilham Mirzaya Putra, M.Si.; serta Wakil Dekan Bidang Keuangan Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Dr. Elvi Yanti Ritonga, M.A.

Sementara itu, dari Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP USU hadir Ketua Program Studi Fajar Utama Ritonga, S.Sos., M.Kesos.; Sekretaris Program Studi Mia Aulina Lubis, S.Sos., M.Kesos.; serta Wakil Dekan Bidang Akademik FISIP USU, Dr. Agus Suriadi, S.Sos., M.Si.

Dalam sambutannya, Dr. Elvi Yanti Ritonga, M.A., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP USU atas penerimaan dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini.

Menurutnya, program pertukaran mahasiswa tersebut merupakan bentuk nyata dari komitmen kedua institusi dalam memberikan pengalaman akademik yang lebih luas kepada mahasiswa. Ia juga mengapresiasi keberlanjutan program tersebut yang telah berjalan selama empat tahun.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP USU yang terus menerima dan memberikan ruang kepada mahasiswa PMI untuk belajar bersama. Kerja sama ini merupakan sesuatu yang sangat baik karena program pertukaran mahasiswa ini sudah berjalan selama empat tahun. Tentu kami berharap kerja sama ini terus dapat dipertahankan dan dikembangkan,” ujar Dr. Elvi Yanti Ritonga, M.A.

Ia menambahkan bahwa pengalaman belajar di luar lingkungan kampus asal diharapkan dapat memperkaya wawasan mahasiswa PMI, khususnya dalam memahami konsep kesejahteraan sosial dan pekerjaan sosial yang memiliki keterkaitan erat dengan bidang pengembangan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Akademik FISIP USU, Dr. Agus Suriadi, S.Sos., M.Si., menyambut baik keberlanjutan program pertukaran mahasiswa antara kedua program studi. Menurutnya, kedekatan bidang keilmuan antara Pengembangan Masyarakat Islam dan Ilmu Kesejahteraan Sosial menjadi salah satu modal penting untuk membangun kolaborasi akademik yang lebih luas.

Dr. Agus Suriadi juga menyampaikan keterbukaan FISIP USU untuk mengembangkan kerja sama tidak hanya dalam bidang pendidikan dan pertukaran mahasiswa, tetapi juga dalam berbagai bidang akademik lainnya.

“Kami menyambut baik kerja sama ini dan tentu berharap kolaborasi antara PMI UIN Sumatera Utara dan Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP USU tidak berhenti pada pertukaran mahasiswa. Kami sangat terbuka apabila ke depan kerja sama ini dapat dikembangkan dalam bidang lain, seperti penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” ungkap Dr. Agus Suriadi.

Memperluas Pengalaman Akademik Mahasiswa PMI

Program pertukaran mahasiswa ini memiliki arti strategis bagi pengembangan kompetensi mahasiswa PMI. Pengembangan masyarakat pada dasarnya memiliki irisan yang kuat dengan kajian kesejahteraan sosial dan pekerjaan sosial, khususnya dalam memahami persoalan sosial, kebutuhan masyarakat, intervensi sosial, serta upaya meningkatkan keberdayaan dan kualitas kehidupan masyarakat.

Melalui perkuliahan di Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP USU, mahasiswa PMI memperoleh kesempatan untuk mengenal perspektif dan pendekatan keilmuan yang berbeda dari lingkungan akademiknya sendiri. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkaya kemampuan mahasiswa dalam melihat berbagai persoalan masyarakat secara multidisipliner.

Bagi Prodi PMI, program ini juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan proses pembelajaran yang lebih terbuka dan kolaboratif. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan melalui pembelajaran di ruang kelas sendiri, tetapi juga mendapatkan pengalaman belajar bersama sivitas akademika dari perguruan tinggi lain.

Keikutsertaan 36 mahasiswa PMI dalam program ini sekaligus menunjukkan komitmen Prodi PMI dalam memperluas ruang belajar mahasiswa melalui kerja sama antarlembaga pendidikan tinggi. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk memahami dinamika kesejahteraan sosial, pekerjaan sosial, dan pemberdayaan masyarakat secara lebih komprehensif.

Empat Tahun Membangun Kolaborasi

Kerja sama antara Prodi Pengembangan Masyarakat Islam FDK UIN Sumatera Utara dan Prodi Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP USU yang telah berlangsung selama empat tahun menunjukkan adanya hubungan kelembagaan yang semakin kuat. Program pertukaran mahasiswa menjadi salah satu bentuk implementasi kerja sama yang memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa dari kedua institusi.

Ke depan, kedua pihak memiliki peluang untuk memperluas kolaborasi pada bidang-bidang strategis lainnya, terutama penelitian bersama, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan kurikulum, seminar ilmiah, serta kegiatan akademik lainnya.

Bagi Prodi Pengembangan Masyarakat Islam, kolaborasi tersebut sejalan dengan semangat untuk menghadirkan pendidikan yang responsif terhadap persoalan masyarakat. Mahasiswa PMI diharapkan mampu memadukan perspektif keislaman dengan pendekatan keilmuan pengembangan masyarakat, kesejahteraan sosial, dan pekerjaan sosial dalam menghadapi kompleksitas persoalan sosial kontemporer.

Dengan dimulainya perkuliahan selama satu semester di FISIP USU, ke-36 mahasiswa PMI diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut secara optimal untuk belajar, membangun jejaring akademik, serta memperluas pengalaman sebagai calon sarjana Pengembangan Masyarakat Islam yang profesional dan memiliki kepedulian terhadap persoalan sosial masyarakat.

Prodi Pengembangan Masyarakat Islam FDK UIN Sumatera Utara terus berkomitmen membuka ruang kolaborasi akademik yang lebih luas, karena pengembangan masyarakat membutuhkan pengetahuan lintas disiplin, jejaring kelembagaan, dan pengalaman belajar yang dekat dengan realitas kehidupan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *