MEDAN – Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Sumatera Utara terus memperkuat peran strategisnya dalam isu lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat terdampak bencana. Hal ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman kerja sama Tri Dharma Perguruan Tinggi antara FDK UINSU dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Sumatera Utara di Aula LHK Sumut, Kamis (08/01/2026).
Hadir dalam agenda penting tersebut, Dekan FDK UINSU Prof. Dr. Hasan Sazali, MA, bersama jajaran pimpinan fakultas. Secara khusus, Ketua Prodi PMI, Dr. Khatibah, MA, turut hadir langsung untuk mengawal implementasi kerja sama yang berkaitan erat dengan profil lulusan PMI sebagai penggerak sosial di wilayah rentan bencana.
Respons Cepat Terhadap Dampak Banjir
Penandatanganan ini tidak hanya sekadar seremonial, namun langsung diarahkan pada aksi nyata penanggulangan dampak banjir yang melanda Sumatera Utara. Dekan FDK UINSU, Prof. Dr. Hasan Sazali, menegaskan bahwa mahasiswa dan dosen FDK siap terjun ke lapangan untuk melakukan pengabdian masyarakat.
“Kita siap membangun Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan bersama mahasiswa FDK, terlibat membantu korban banjir di Sumut, khususnya Tapteng dan Tapsel,” tegas Prof. Hasan.
Peluang bagi Mahasiswa PMI
Bagi Prodi PMI, kerja sama ini membuka pintu lebar bagi realisasi kerja lapangan yang relevan, seperti:
- Pendidikan & Penelitian: Pelibatan dosen praktisi dari Dinas LHK untuk mengajar di kelas serta riset kolaboratif mengenai pemulihan ekologi sosial.
- Pengabdian Masyarakat: Pendampingan masyarakat di wilayah terdampak banjir di Garoga, Tapanuli Selatan, dan Tapanuli Tengah.
- Penguatan Akreditasi: Kolaborasi riset dan pengabdian yang terekam secara formal guna mendukung peningkatan kualitas akreditasi prodi di masa depan.
Aksi Nyata: Penyaluran Bantuan Tanki Air
Sebagai langkah awal kerja sama, Kepala Dinas LHK Provinsi Sumut, Heri Wahyudi Marpaung, S.STP, MAP, memberikan bantuan secara simbolis berupa tanki air berukuran 1.600 liter. Direncanakan, sebanyak 10 tanki air akan disalurkan kepada korban banjir di Tapsel dan Tapteng pada akhir Januari 2026 mendatang.
“Di sinilah peran FDK sebagai perguruan tinggi untuk memperkuat peran Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ujar Heri Wahyudi dalam sambutannya.
Hadir juga dalam pertemuan tersebut Sekretaris Dinas LHK Dr. Ari Harahap, MH; Wakil Dekan II FDK Dr. Elfi Yanti Ritonga, MA; Wakil Dekan III Prof. Dr. Anang Anas Azhar, MA; serta para ketua program studi di lingkungan FDK UINSU.