Pertukaran Mahasiswa PMI ke Kesos FISIP USU: Perkuat Kolaborasi Akademik

Medan, 23 Februari 2026 – Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sumatera Utara kembali melakukan Pertukaran Mahasiswa ke Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial (Kesos) FISIP USU pada Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Pertukaran mahasiswa ini sudah berjalan selama tiga tahun kalender akademik. Di semester genap TA 2025/2026 ini, mahasiswa PMI dari semester IV dan VI akan mengikuti kelas di Prodi Ilmu Kesejahteraan FISIP USU. Dengan mata kuliah Kebijakan dan Strategi Pembangunan untuk semester IV dan Pembangunan Masyarakat Desa dan Kota untuk semester VI. Kegiatan berlangsung di Aula Teater FISIP USU.

Penyerahan mahasiswa semester IV dan VI PMI ke Ilmu Kesejahteraan FISIP USU dilakukan oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sumatera Utara Medan. Dalam sambutannya, Prof. Dr. Anang Anas Azhar, MA menyampaikan bahwa program pertukaran mahasiswa ini tidak sekadar menjadi ruang belajar akademik, tetapi juga menjadi media untuk memperkuat nuansa keislaman yang menjadi ciri khas Fakultas Dakwah dan Komunikasi.

“Program ini tidak sekadar belajar, tetapi setidaknya memberikan bahan dalam menguatkan nuansa Islam di FDK. Selain itu, program ini juga dapat mengembangkan teori-teori umum yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Beliau juga menegaskan bahwa melalui program ini mahasiswa diharapkan memiliki bekal yang lebih komprehensif dalam mendampingi masyarakat di luar kampus, khususnya dalam mendorong kemandirian dan pemberdayaan masyarakat. Kolaborasi ini, menurutnya akan menghadirkan kebaikan dan manfaat bagi kedua program studi.

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Akademik FISIP USU, Dr. Husni Thamrin, M.SP menekankan bahwa kerja sama strategis ini perlu ditingkatkan hingga ke tahap pengabdian kepada masyarakat. Ia menyampaikan harapan agar kolaborasi ini dapat melahirkan laboratorium bersama serta desa binaan sebagai wadah implementasi keilmuan mahasiswa.

“Kerja sama ini harus ditingkatkan sampai pada tahap pengabdian. Kita bisa memiliki laboratorium bersama dan desa binaan. Kami berharap kolaborasi ini benar-benar memberi manfaat bagi mahasiswa dan menjadi bagian penting dalam menyampaikan ide dan gagasan,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Prof. Dr. Drs. Bengkel, M.Si selaku pengampu mata kuliah Pembangunan Masyarakat Desa dan Kota menyampaikan bahwa harapannya agar capaian mata kuliah tersebut mahasiswa dapat menginventarisasi berbagai persoalan desa dan kota, kemudian menyusun strategi pengembangan masyarakat secara sistematis. Ia juga menilai bahwa output lulusan dari kedua program studi pada dasarnya memiliki orientasi yang sama, yakni pelaku dalam pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan ini diakhiri dengan penandatanganan Implementation Agreement (IA) oleh kedua Ketua Program Studi sebagai bentuk komitmen bersama dalam merealisasikan kerja sama akademik yang berkelanjutan.

Melalui program pertukaran mahasiswa ini, PMI UINSU dan Kesos FISIP USU menegaskan komitmen untuk terus berkolaborasi dalam mencetak lulusan yang adaptif, kolaboratif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *